Sholat Berjamaah Siswa SMAN 1 Ngrayun

Sholat Berjamaah Siswa SMAN 1 Ngrayun
Pengembangan diri

PERSAUDARAAN AKAN MEMBAWA KEDAMAIAN HIDUP DAN TERHINDAR DARI AZAB ALLAH SWT YANG SANGAT PEDIH

Islam mengajarkan kita untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain dan inilah modal utama dalam menjalin hubungan persaudaraan. Tidak akan pernah ada permusuhan dan pertikaian bila setiap manusia senantia berusaha untuk menciptakan persaudaraan karena pada hakekatnya kedudukan manusia itu sama di hapan Allah swt. Tidak ada sesuatu yang harus dibanggakan pada diri setiap manusia karena sesungguhnya yang paling mulia di hadapan Allah itu hanya orang-orang yang bertaqwa.
Karena pentingnya persaudaraan ini Nabi Muhammad saw bersabda bahwa :
”Tidak sempurna iman seseorang diantara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri ”.
Demikianlah Rasulullah menyampaikan betapa pentingya membina persaudaraan itu yang dikaitkan dengan kata Iman.
Tak satupun manusia akan dapat kembali kepada Allah swt dengan selamat kelak kecuali dengan membawa iman di dalam hatinya. Jadi hanya dengan persaudaraan yang ikhlas itulah yang merupakan bukti betapa kuatnya iman dari seseorang.
Allah berfirman di dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat : 13 yang artinya:
Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
Pengertian dari ayat di atas ialah bahwa seluruh umat manusia itu sesungguhnya di ciptakan Allah dari keturunan yang sama yaitu Adam dan Hawa, sehingga tidak sepantasnya walaupun ada perbedaan warna kulit, suku , bahasa , tempat tinggal membuat mereka tidak saling kenal dan saling bermusuhan. Mereka seharusnya saling tolong menolong dalam menjalankan kehidupan di dunia ini agar rahmad Allah senantia sa diturunkan kepadanya, karena Allah swt itu sangat membeci kepada orang yang tidak mau menjalin persaudaraan atau orang yang memutuskan tali silaturahmi. Oleh karena itu Allah swt memperingatkan di dalam Al Qur’an surat Al Maidah ayat :2
“Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebaikan dan taqwa dan janganlah kamu tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran, bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksanya.”
Dari firman Allah swt tersebut menunjukan kepada kita bahwa Allah swt itu senang kepad hambanya yang senantia menjalin persaudaraan dengan melakukan kebaikan-kebaikan sesamanya sehingga dengan kebaikanya itu dapat meningkatkan ketaqwaanya kepada Allah swt karena sesungguhnya yang dapat menyatukan hati manusia itu hanyalah Allah swt. Dan jika manusia melalaikan itu, azab Allah swt yang sangat berat pasti akan di timpakan kepada mereka. Jadi azab Allah itu turun bukan karena Allah yang menghendaki ingin menyiksa manusia tetapi karena manusia yang tidak mau mengindahkan peringat-Nya dan semua itu adalah hasil dari perbuatan manusia itu sendiri.
Islam itu tidak suka dan berusaha memberantas sifat-sifat yang hanya mementingkan dirinya sendiri; Islam memberantas egoisme tetapi sebaliknya Islam menanamkan rasa ukhuwah Islamiyah dan mengajarkan manusia bahwa kehidupan ini bukan hanya untuk diri sendiri tetapi sesungguhnya manusia itu saling membutuhkan satu sama lainya
Rasulullah bersabda yang artinya :
Kamu akan melihat orang-orang yang beriman dalam saling menyayangi, saling mencintai, saling mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka tertariklah bagian anggota yang lainya ikut merasakan sakit dengan tidak dapat tidur dan badan panas (HR: Bukhari dan Muslim )
Hadis Rasulullah di atas itu adalah pelajaran yang sangat mulia yang mencerminkan bahwa Islam itu sangat menekankan adanya persatuan dan kesatuan bagi seluruh umat ini. Islam tidak menginginkan adanya kekerasan antara sesama umat manusia karena Islam cenderung memikirkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pridadi. Islam berprinsip bahwa apa yang diberikan kepada orang lain dengan ikhlas untuk mencari ridho Allah swt itulah harta sebenarnya yang mereka miliki yang dapat mengindarkan mereka dari azab Allah swt dan akan menyelamatkan mereka dari siksa api neraka hingga mereka dapat menikmati indahnya kehidupan surga yang abadi.
Rasulullah pun juga memperingatkan dalam sabdanya “
” Dua golongan yang Allah swt tidak mau melihat wajahnya di hari kiamat adalah orang yang memutuskan tali silaturahmi dan jahat kepada tetangga”.
Dari hadis Rasulullah di atas memberikan peringatan kepada manusia bahwa jika mereka tidak ingin di campakan Allah swt di akherat kelak hendaknya jangan sampai mereka memutuskan tali silaturahmi dan melakukan kejahatan terhadap tetangga . Manusia dikatakan memiliki iman yang kuat dapat di lihat dengan seberapa baik mereka dengan tetangganya. Itulah test case yang sederhana yang di contohkan oleh Rasulullah mengenai pentingnya hidup bertetangga. Gambaran sederhana bahwa persatuan itu tercipta manakala dalam kehidupan rumah tangga itu terdapat persaudaraan yang kuat yang kemudian diimplementasikan dalam kehidupan bertetangga, berbangsa dan bernegera.
Alangkah manisnya ajaran Islam itu yang senantiasa menekankan tercipatanya kehidupan berkasih sayang antara sesama manusia dan Allah berjanji akan membalas dengan menambah nikmat yang telah diberikan dengan kenikmatan yang lebih banyak lagi hingga manusia itu dapat menikmati kedamaian dalam hidupnya
Janji Allah itu tercermin dalam Al-Qur’an surat Asy-Syuura : 23 yang artinya
Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba- hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
Ayat di atas merupakan penegasan bahwa seseorang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt dan berusaha menciptakan hubungan persaudaraan dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat Allah akan memberikan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidupnya dan Allah akan mengampuni semua dosa-dosanya hingga akkhirnya mereka pasti terhindar dari azab Allah karena kasih sayang dari Allah swt.
Demikianlah ayat-ayat Allah swt dan hadis Rasulullah menerangkan kepada kita semua dan tidak berlebihan jika kehidupan seluruh umat manusia itu bila dihiasa dengan jiwa persaudaraan dan kasih sayang Allah pasti akan senantiasa melimpahkan rahmatnya hingga terciptalah kehidupan masyarakat yang aman, damai dan bahagia lahir dan batin dunia dan akherat. Dan hanya Allah swt sajalah yang dapat menciptakan ketenangan dalam jiwa manusia itu, karena sesungguhnya yang dapat membolak balik hati manusia itu hanyalah Allah swt saja. Itu semua akan dapat tercapai manakala manusia senantia memelihara dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah swt
Demikian yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar